&&
Suatu metode yang penulisan logika penyelesaian masalah menggunakan bahasa yang Operatormatematika yang berfungsi untuk menyatakan bilangan dalam persen (per seratus) ^ Saat dua nilai dibandingkan dengan menggunakan operator perbandingan excel ini, hasilnya adalah nilai logika TRUE atau FALSE. sesuai dengan urutan khusus untuk masing-masing operator dalam rumus. Berikut prioritas atau urutan kerja operator pada excel. Sebelumnya Kenal JavaScript: Operator Perbandingan. Operator logika merupakan salah satu operator yang paling sering digunakan di JavaScript. Seperti operator perbandingan, operator logika biasa jiUML. OPERATOR LOGIKA Berikut adalah operator logika • Negasi NOT Lambang ; • Konjungsi AND Lambang ; • Disjungsi OR Lambang ; • Eksklusif OR XOR Lambang ; • Implikasi jika – maka Lambang ; • Bikondisional jika dan hanya jika Lambang ; Tabel logika tabel kebenaran/ truth table dapat dipakai untuk menunjukkan bagaimana operator-operator tersebut diatas menggabungkan beberapa proposisi menjadi satu proposisi gabungan. PERNYATAAN DAN OPERASI Tabel Kebenaran/Truth Table P Q Benar Salah Benar Salah Benar Salah Benar Benar Salah Benar P Q Pv Q P Λ Q P Λ Q PERNYATAAN-PERNYATAAN YANG EKIVALEN P Q P Q P Q Benar Salah Benar Benar Salah Benar • Pernyatan P Q dan P Q adalah ekivalen secara logis, karena P Q P Q selalu benar. TAUTOLOGI dan KONTRADIKSAI 1. Suatu tautologi adalah pernyataan yang selalu bernilai benar – Contoh • R R • P Q P Q – Jika S T sebuah tautologi, kita tulis S T. – JIka S T sebuah tautologi, kita tulis S T. 2. Suatu kontradiksi adalah pernyataan yang selalu bernilai salah. Contoh • R R • P Q P Q Negasi dari sebarang tautologi adalah sebuah kontradiksi, sebaliknya, negasi dari sebuah kontradiksi adalah sebuah tautologi. TEORI HIMPUNAN SET THEORY • Himpunan set adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. • Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota. Cara Penyajian Himpunan 1. Enumerasi 2. Simbol-simbol Baku 3. Notasi Pembentuk Himpunan 4. Diagram Venn JENIS-JENIS HIMPUNAN 1. Himpunan Kosong * Himpunan dengan kardinal = 0 disebut himpunan kosong null set. * Notasi atau {} 2. Himpunan Bagian Subset * Himpunan A dikatakan himpunan bagian dari himpunan B jika dan hanya jika setiap elemen A merupakan elemen dari B. * Dalam hal ini, B dikatakan superset dari A. * Notasi A B 3. Himpunan yang Sama * A = B jika dan hanya jika setiap elemen A merupakan elemen B dan sebaliknya setiap elemen B merupakan elemen A. * A = B jika A adalah himpunan bagian dari B dan B adalah himpunan bagian dari A. Jika tidak demikian, maka A B. * Notasi A = B A B dan B A JENIS-JENIS HIMPUNAN 4. Himpunan yang Ekivalen * Himpunan A dikatakan ekivalen dengan himpunan B jika dan hanya jika kardinal dari kedua himpunan tersebut sama. * Notasi A ~ B A = B 5. Himpunan Saling Lepas * Dua himpunan A dan B dikatakan saling lepas disjoint jika keduanya tidak memiliki elemen yang sama. * Notasi A // B 6. Himpunan Kuasa * Himpunan kuasa power set dari himpunan A adalah suatu himpunan yang elemennya merupakan semua himpunan bagian dari A, termasuk himpunan kosong dan himpunan A sendiri. * Notasi PA atau 2 A * Jika A = m, maka PA = 2 m. DASAR ALJABAR BOOLEAN Dalam mengembangkan sistem Aljabar Boolean Perlu memulainya dengan asumsi–asumsi yakni Postulat Booleandan Teorema Aljabar Boolean. Postulat Boolean 1 0. 0 2 0. 1 3 1. 0 4 1. 1 =0 =0 =0 =1 Diturunkan dari fungsi AND 5 0 + 0 = 0 6 0 + 1 = 1 7 1 + 0 = 1 8 1 + 1 = 1 Diturunkan dari fungsi OR 9 0 = 1 10 1 = 0 Diturunkan dari fungsi NOT TEOREMA ALJABAR BOOLEAN T 1. COMMUTATIVE LAW T 6. REDUNDANCE LAW T 2. ASSOCIATIVE LAW T 7. ASSOCIATIVE LAW a A + B = B + A b A. B = B. A T 3. DISTRIBUTIVE LAW a A + A. B = A b A. A + B = A a b c d 0+A=A 1+A=1 0. A=0 a A. A + B = A. B + A. C b A. B = B. A T 8. DISTRIBUTIVE LAW a A + A = A b A. A = A T 9. IDENTITY LAW a A = A b “A = A T 10. DE MORGANS THEOREMS T 4. IDENTITY LAW T 5. NEGATION LAW a A + A = 1 b A. A = 0 a A + A. B = A + B b A. A + B = A. B a A + B = A. B b A. B = A + B Terima Kasih. Tutorial Belajar C Part 30 Jenis-jenis Operator Logika Bahasa C 28 Oct 18 Tutorial C Dalam tutorial belajar bahasa C di duniailkom kali ini kita akan membahas jenis-jenis operator logika. Operator logika ini sering juga disebut sebagai operator boolean. Pengertian Operator Logika dalam Bahasa C Operator logika adalah operator yang digunakan untuk membuat kesimpulan logis dari 2 kondisi boolean true atau false. Karena bahasa C tidak memiliki tipe data boolean, maka kita menggunakan angka 1 untuk pengganti true, dan angka 0 untuk pengganti false. Dalam bahasa C terdapat 3 operator logika Operator Nama Penjelasan Contoh && And Akan menghasilkan 1 jika kedua operand 1 1 && 0, hasilnya 0 Or Akan menghasilkan 1 jika salah satu operand 1 1 0, hasilnya 1 ! Not Akan menghasilkan 1 jika operand 0 !0, hasilnya 1 Pada prakteknya, operator logika ini banyak dipakai untuk menggabungkan beberapa hasil operasi perbandingan contohnya akan kita lihat sesaat lagi. Catatan operator OR menggunakan karakter pipe ” “, bukan huruf L kecil. Karakter pipe ini bergabung dengan tombol “\” dan ditekan menggunakan tombol shift. Contoh Kode Program Operator Logika Bahasa C Dalam bentuk paling sederhana, operator logika bisa diproses untuk integer 1 dan 0. Dimana 1 mewakili true, dan 0 mewakili false. Berikut contoh kode programnya include int mainvoid { int a; a = 0 && 1; printf"Isi variabel a %d \n",a; a = 1 && 1; printf"Isi variabel a %d \n",a; a = 0 1; printf"Isi variabel a %d \n",a; a = 0 0; printf"Isi variabel a %d \n",a; a = !0; printf"Isi variabel a %d \n",a; return 0; } Di sini saya membuat beberapa percobaan menggunakan operator logika. Rumus yang dipakai adalah sebagai berikut Operator && hanya akan menghasilkan 1 jika kedua operand bernilai 1, selain itu hasilnya 0. Operator hanya akan menghasilkan 0 jika kedua operand bernilai 0, selain itu hasilnya 1. Operator ! Akan membalikkan logika, !0 menjadi 1, !1 menjadi 0. Kita juga bisa menggabungkan lebih dari satu operasi seperti contoh berikut include int mainvoid { int a; a = 0 && 1 1 0; printf"Isi variabel a %d \n",a; a = !0 && 0 1; printf"Isi variabel a %d \n",a; a = 1 && 1 1 0 && !1; printf"Isi variabel a %d \n",a; return 0; } Hasil kode program Isi variabel a 1 Isi variabel a 1 Isi variabel a 0 Untuk operasi seperti ini, akan diproses dari kiri ke kanan, kecuali ditemukan tanda kurung maka itulah yang akan diproses terlebih dahulu. Di baris 7, operasi 0 && 1 1 0 akan diproses menjadi 0 1, hasilnya 1. Di baris 10, operasi !0 && 0 1 akan diproses menjadi 1 && 1, hasilnya 1. Di baris 13, operasi 1 && 1 1 0 && !1 akan diproses menjadi 1 1 && 0, kemudian menjadi 1 && 0, hasilnya 0. Nilai boolean true 1 dan false 0 ini biasanya di dapat dari hasil operasi perbandingan. Inilah praktek yang sering dibuat untuk operator logika, berikut contohnya include int mainvoid { int a; a = 5 > 4 && 10 > 9; printf"5 > 4 && 10 > 9 %d \n",a; a = 15 7 && 'duniailkom' == 'duniailkom'; printf"10 > 7 && 'duniailkom' == 'duniailkom' %d \n",a; return 0; } Di baris 7, operasi 5 > 4 && 10 > 9 akan diproses menjadi 1 && 1, hasilnya 1. Di baris 10, operasi 15 7 && duniailkom’ == duniailkom’ akan diproses menjadi 1 && 1, hasilnya 1. Sama seperti operasi perbandingan, operasi logika ini akan banyak dipakai pada percabangan kode program, misalnya untuk bisa login seseorang harus memiliki username DAN password yang sesuai. Jika salah satu saja tidak terpenuhi, maka tidak bisa login. Selanjutnya, saya akan membahas operator bitwise dalam bahasa pemrograman C. Oleh Leonard OPERATOR DAN EKSPRESI EKSPRESI Merupakan suatu bentuk pernyataan guna menghasilkan sebuah nilai. Pernyataan bisa berupa formula/rumus. OPERATOR Simbol atau lambang yang digunakan dalam sebuah ekspresi. Operator dalam bahasa C/ C++ dibagi menjadi 1. Operator Aritmatika Operator matematika terdiri dari Contoh 1 a. Tuliskan Program dibawah ini dan simpan dengan nama b. Output program adalah seperti gambar berikut ini 2. Operator PenambahanIncrement dan Pengurangan Decrement Operator penambahan merupakan simbol dalam ekspresi yang berfungsi untuk menambahkan nilai pada variabel yang ditetapkan. Operator pengurangan merupakan simbol dalam eksrepsi yang berfungsi untuk mengurangi nilai pada variabel yang ditetapkan. Contoh a. Penambahan Increment A = A dapat disederhanakan menjadi A += 1 atau A++ b. Pengurangan Decrement A = A dapat disederhanakan menjadi A -= 1 atau A- Penulisan simbol ++ atau - dapat dituliskan didepan atau dibelakang variabel. Misal ++A/A++ atau –-A/A- PERBEDAANNYA ADALAH - Jika simbol ditempatkan didepan variabel maka artinya proses PENAMBAHAN / PENGURANGAN akan dilakukan terlebih dahulu sebelum menjumpai ekspresi pada variabel. - Jika simbol ditempatkan dibelakang variabel maka artinya proses PENAMBAHAN / PENGURANGAN akan dilakukan setelah melalui variabel. Contoh 2 a. Tuliskan program berikut dan simpan dengan nama b. Output program adalah 3. Operator Logika Merupakan operator yang dipakai untuk membandingkan dua nilai. Hasil perbandingan tersebut menghasilkan nilai Benar True atau Salah False Contoh 1 1. Tuliskan kode program berikut ini dan simpan dengan nama 2. Jalankan proram tersebut, dan outputnya adalah 4. Operator Logika AND, OR dan NOTAND merupakan operator yang dipakai untuk membandingkan dua nilai atau lebih dan akan menghasilkan nilai TRUE apabila kedua kondisi terpenuhi. OR merupakan operator yang dipakai untuk membandingkan dua nilai atau lebih dan akan menghasilkan nilai TRUE apabila salah satu kondisi terpenuhi. NOT merupakan operator yang dipakai untuk membandingkan dua nilai dan akan menghasilkan nilai TRUE atau FALSE. Jika nilai yang dibandingkan menghasilkan nilai TRUE maka operator NOT akan menghasilkan nilai FALSE. Sebaliknya, jika nilai yang dibandingkan menghasilkan nilai FALSE maka operator NOT akan menghasilkan nilai TRUE Contoh 2 1. Tuliskan kode program berikut ini dan simpan dengan nama 2. Jalankan proram tersebut, dan outputnya adalah Sumber modul ini disusun berdasarkan referensi-referensi dari internet