Pengaruhbahasa yang dominan masuk ke nusantara dari india adalah 1) keterlibatan warga negara dalam pembuatan keputusan politik. Tindakan yang tidak biasa untuk dilakukan oleh negara kecil yang terhitung baru merdeka seperti qatar. Diatasadalah patung Buddha ditempatkan diantara dewa dewa Konghucu di Klenteng. Ini menunjukkan agama Buddha masuk dengan damai dan diterima di Tiongkok hingga menjadi agama dominan di tanah tersebut. Contoh di negara negara di Asia Timur dan Selatan tersebut menjadi patokan bagaimana agama Buddha masuk ke Nusantara dan diterima oleh penguasa SekolahMenengah Atas terjawab Pengaruh bahasa yang dominan masuk ke nusantara dari india adalah Pengaruh bahasa yang dominan masuk ke nusantara dari india adalah. Iklan Jawaban 2.1 /5 45 path26 perdagangan internasional Maaf kalau salah Pengaruh bahasa yang dominan masuk ke nusantara dari india adalah. yg ditanya apa, di jawab apa dh lah Apakahkamu lagi mencari jawaban dari pertanyaan Pengaruh bahasa yang dominan masuk ke Nusantara dari India adalah?. Berikut pilihan jawabannya:. Kanji; Sanskerta; Hindi; Hiragana; Kunci Jawabannya adalah: B. Sanskerta. Setelahadanya pengaruh india, masyarakat nusantara mulai mengenal corak kerajaan. Indonesia masa hindu dan buddha semoga. Berkalaarkeologikemdikbudgoid Seni pertunjukan dapat kita lihat pada wayang yang menggunakan cerita mahabarata dan ramayana dengan berbagai penambahan sehingga tidak sama persis dengan yang ada di india. Pengaruh bahasa yang dominan masuk ke nusantara dari india adalah. PengaruhBahasa Yang Dominan Masuk Ke Nusantara Dari India Adalah - Ilmu Pengaruh Bahasa Yang Dominan Masuk Ke Nusantara Dari India Adalah Jul 29, 2021 Pengaruh buhasa yang dominan masuk ke Nusantara dari India adalahA. kanjiB. SanskertaC. HindiD. - Sejarah Peminatan Kelas XI Semester 1 | PDF soal uas kelas 11 sejarah.docx RViQ. – Keberagaman budaya yang ada di Indonesia sebagian besar dipengaruhi oleh masuknya budaya luar, salah satunya India. Pengaruh budaya India masuk ke Indonesia karena adanya hubungan perdagangan di antara keduanya yang terjalin sekitar abad ke-4 hingga abad ke-15. Melalui hubungan perdagangan inilah muncul berbagai pengaruh dari kedua bilah pihak yang membentuk akulturasi kebudayaan atau pencampuran apa saja pengaruh masuknya budaya India bagi perkembangan budaya di Indonesia? Baca juga Sejarah Singkat Kekaisaran Sur di India Bahasa Pengaruh budaya India pertama di Indonesia adalah bahasa dan sastra. Hal ini bisa terlihat dari penggunaan huruf Pallawa dan bahasa Sansekerta oleh kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha Indonesia. Pada pertengahan abad ke-8 Masehi, penggunaan huruf Pallawa mulai bercampur dengan kebudayaan Jawa yang kemudian menghasilkan huruf Jawa Kuno atau huruf Kawi. Hingga saat ini beberapa, kata dalam bahasa Indonesia punya makna yang sama dengan bahasa Hindi seperti kunci, madu, rupiah rupee, sambal, raja, roti. Kepercayaan atau agama Agama yang dibawa oleh India masuk ke Nusantara adalah agama Hindu dan Buddha melalui jalur perdagangan. Namun, sebelum agama Hindu-Buddha masuk, masyarakat di Indonesia sendiri sudah memiliki kepercayaan tersendiri yang bersifat animisme, dinamisme, dan totenisme. Dengan masuknya kebudayaan India, penduduk Nusantara perlahan-lahan mulai memeluk agama Hindu-Buddha, yang bercampur dengan sistem kepercayaan animisme dan dinamisme atau disebut dengan Sinkretisme. Sinkretisme adalah bagian dari proses akulturasi, yang berarti perpaduan antara dua kepercayaan yang berbeda menjadi satu. Baca juga Pengertian Akulturasi Budaya dan Contohnya Kesusastraan Pengaruh budaya India bagi perkembangan budaya di Indonesia adalah karya sastra. Salah satu peninggalan karya sastra India di Indonesia adalah kisah tentang Mahabharata, Arjunawiwaha, dan Ramayana kepada para pujangga di Indonesia. Kitab Mahabharata ditulis oleh Mpu Wiyasa yang menceritakan tentang pertempuran besar antara Pandawa dan Kurawa. Kitab Arjunawiwaha ditulis oleh Mpu Kanwa yang mengisahkan tentang perkawinan Arjuna dengan bidadari Supraba, hadiah dari para dewa untuk Arjuna karena berhasil mengalahkan raksasa Niwatakawaca. Terakhir, kitab Ramayana yang ditulis oleh Mpu Walmiki berisi tentang perjuangan Rama dalam merebut kembali istrinya, Dewi Sinta, yang diculik oleh juga Kitab Mahabharata Penulis, Isi, dan Kisahnya Kesenian Pengaruh budaya India juga bisa terlihat dari wujud akulturasi di bidang kesenian, mulai dari seni rupa, seni sastra, seni bangunan, dan seni pertunjukan. Seni rupa dapat dilihat dari ditemukannya relief-relief cerita sang Buddha dalam Candi Borobudur dan cerita Ramayana pada Candi Prambanan. Selain itu ada juga arca. Kemudian di bidang seni sastra, yaitu ditemukannya prasasti yang ditulis dengan huruf Pallawa dan Sansekerta. Selanjutnya, yang menjadi bukti perkembangan seni budaya India di bidang bangunan di Indonesia adalah candi. Terakhir, ada seni pertunjukan, yakni Wayang Seni yang merupakan salah satu kebudayaan asli Indonesia. Wujud akulturasi budaya India dengan Indonesia dari Wayang Seni terlihat dari pengambilan lakon cerita dari Kisah Ramayana maupun Mahabharata yang berasal dari budaya India. Baca juga Sejarah Wayang Kulit Sistem penanggalan Sistem penanggalan atau kalender India juga merupakan salah satu pengaruh budaya India di Indonesia. Kalender ini disebut juga sebagai kalender Saka yang sudah digunakan sejak zaman Kerajaan Hindu-Buddha. Pada masa Kerajaan Mataram Islam, Sultan Agung, menggabungkan sistem penanggalan Saka dan Islam yang kemudian disebut sebagai penanggalan Jawa. Sampai saat ini, kalender Saka masih terus digunakan khususnya oleh masyarakat Hindu untuk menentukan hari besar atau upacara keagamaan. Baca juga Pengaruh Hindu terhadap Sistem Kalender Indonesia Sistem pemerintahan Budaya India juga memperkenalkan sistem pemerintahan di Indonesia dengan sistem kerajaan feudal mengusung konsep dewa raja. Dengan demikian, sistem feodal yang diterapkan di Indonesia adalah memandang raja mereka sebagai titisan para dewa. Oleh sebab itu, para raja mengemban tugas sebagai kepala pemerintahan dan kepala keyakinan sehingga selalu dihormati oleh rakyatnya. Referensi Zulkifli. Dkk. 2009. Konsep Dasar IPS. Pekanbaru Cendikia Insan. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. 11+ Tips Bahasa Yang Dominan Masuk Ke Nusantara Dari India Adalah Terbaru. Menurut sensus india 2001, india memiliki 122 bahasa. Kanji sanskerta hindi hiragana latin jawaban yang benar adalah Dilansir dari ensiklopedia, pengaruh bahasa yang dominan masuk ke nusantara dari india adalah sanskerta. Pengaruh buhasa yang dominan masuk ke nusantara dari india adalah. Homo sapiens gelombang pertama melanesia sama seperti homo erectus, homo sapiens atau manusia modern yang jadi cikal bakal pribumi indonesia juga. Kanji sanskerta hindi hiragana latin jawaban yang benar adalah Pengaruh buhasa yang dominan masuk ke nusantara dari india adalah. Ini menunjukkan agama buddha masuk dengan damai dan diterima di tiongkok hingga menjadi. Ini menunjukkan agama buddha masuk dengan damai dan diterima di tiongkok hingga Itu Kedatangan India Juga Berdampak Pada Kemajuan Sistem Kerajaan Yaitu Munculnya Birokrasi Yang Menjadi Adalah Patung Buddha Ditempatkan Diantara Dewa Dewa Konghucu Di Hipotesis Kesatria Dimana Ahli Sensus India 2001, India Memiliki 122 dari 11+ Tips Bahasa Yang Dominan Masuk Ke Nusantara Dari India Adalah Terbaru. Soal latihan ujian kenaikan kelas sejarah sma Dilansir dari ensiklopedia, pengaruh bahasa yang dominan masuk ke nusantara dari india adalah sanskerta. Dilansir dari ensiklopedia, pengaruh bahasa yang dominan masuk ke nusantara dari india. Pertama Hipotesis Kesatria Dimana Ahli Yang. Diatas adalah patung buddha ditempatkan diantara dewa dewa konghucu di klenteng. Menurut Sensus India 2001, India Memiliki 122 Bahasa. Pengaruh buhasa yang dominan masuk ke nusantara dari india adalah. 3 teori masuknya islam ke indonesia lengkap. Pengaruh buhasa yang dominan masuk ke Nusantara dari India adalah…A. kanjiB. SanskertaC. HindiD. - Soal Sejarah Peminatan Kelas XI Semester 1 PDF soal uas kelas 11 soal uas kelas 11 soal uas kelas 11 soal uas kelas 11 soal uas kelas 11 soal uas kelas 11 pengaruh bahasa yang dominan masuk ke nusantara dari india adalah… - soal uas kelas 11 11 Sej. Pem. Sms 1 PDF soal uas kelas 11 Sejara islam masuk ke indonesia Makalah masuknya budaya india ke indonesia Melacak Jejak Awal Indianisasi Di Pantai Utara Jawa Tengah Uji kemampuan akhir tahun Bahasa yang dominan masuk ke Nusantara dari India adalah …. a. - PDF Melacak Jejak Awal Indianisasi di Pantai Utara Jawa Tengah pengaruh bahasa yang dominan masuk ke nusantara dari india adalah… - soal uas kelas 11 PDF ANALISIS MATERI ISLAM NUSANTARA DI SMP DOC Pengaruh Kebudayaan India Hindu-Budha di Indonesia erik pradana - Teori tentang Masuk dan Berkembangnya Kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia - Proses Masuknya Kebudayaan India di Indonesia - Orang-orang India yang Tinggal di Indonesia Makalah masuknya budaya india ke indonesia Bunga Rampai Aceh Pengaruh Kebudayaan India Di Asia Tenggara Terdapat beberapa pengaruh budaya India terhadap p… Teori-Teori Masuknya Islam ke Indonesia Beserta Tokohnya Teori tentang Masuk dan Berkembangnya Kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia - TELAGA BAHASA Sejarah Masuknya Islam Ke Indonesia - Gramedia Literasi Awal Pengaruh Hindu Buddha di Nusantara SKI Kelas XII BAB I Perkembangan Islam Di Indonesia - KOMPAS BELAJAR Tiga Teori Masuknya Islam ke Nusantara Republika Online Uji kemampuan akhir tahun Bahasa yang dominan masuk ke Nusantara dari India adalah …. a. - Masuknya Islam dan Jaringan Perdagangan di Indonesia Geographis Indonesia Universitas Timbul Nusantara Melacak Jejak Awal Indianisasi Di Pantai Utara Jawa Tengah Sejarah Kelas 10 4 Teori Masuknya Islam ke Nusantara Soal Sejarah Peminatan Kelas XI Semester 1 Kurikulum 2013 Lengkap Beserta Kunci Jawabannya - Peran Ulama Di Nusantara Dalam Mewujudkan Harmonisasi Umat Beragama Makalah masuknya budaya india ke indonesia Pengaruh Budaya India Terhadap Indonesia PDF Proses Masuknya Kebudayaan India di Indonesia - Masuknya Unsur Budaya India ke Indonesia dan Pengaruh pada Budaya Indonesia Makalah masuknya budaya india ke indonesia Teori Masuknya Islam Ke Indonesia Menurut Teori Gujarat Ragam Pustaka Periode Awal Perkembangan Islam Nusantara Pengaruh India Di Asia Tenggara - Idsejarah Teori Masuknya Pengaruh Hindu Budha di Indonesia - Kelas Pintar Majapahit - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas 5 Teori Masuknya Hindu Buddha ke Indonesia Kerajaan Sriwijaya, Kerajaan Maritim Terbesar di Nusantara Melacak Jejak Awal Indianisasi Di Pantai Utara Jawa Tengah Pengaruh Budaya India di Indonesia Halaman all - Penyebaran Budaya India Hindu Buddha di Indonesia Pengaruh Luar Rendahkan Dominasi dan Otonomi Seksual Perempuan Nusantara KOLOM Bersama berdialog untuk mencapai pemahaman DW Pengaruh Budaya India by Gayatri Putri Dewanti ASPEK-ASPEK KAJIAN ISLAM DI NUSANTARA LANGKAH MENITI PERADABAN Bahasa di India - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas KAJIAN KEARIFAN LOKAL PADA ARSITEKTUR TRADISIONAL RUMOH ACEH Pendahuluan Berbicara tentang perkembangan tarekat di Indonesia tentu tidak akan bisa lepas dari agama Islam berasal. Islam bera 3 Teori Masuknya Islam ke Indonesia Lengkap Soal latihan ujian kenaikan kelas Sejarah SMA Bahasa yang dominan masuk ke Nusantara dari India - INDIA DAN ASIA TENGGARA SEJARAH PENDIDIKAN MASYARAKAT PESISIR NUSANTARA Asep Kurniawan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidikan IAIN Syekh Nurjati Cireb Pengaruh Kebudayaan India di Pantura - Historia MASUK DAN BERKEMBANGNYA ISLAM DI PROVINSI BENGKULU Pengaruh Perdagangan Indonesia dengan India dan Cina Terhadap Penyebaran Hindu-Buddha Materi SMA Online 3 Teori Masuknya Islam ke Indonesia Lengkap Pengaruh Budaya India {Sejarah Indonesia Belahan Ii Pedagang, Penguasa Dan Pujangga Pada Kurun Klasik Hindu-Buddha [Sejarah Indonesia Kelas X Sma/Smk/Ma]} idn. paperplane Pengaruh Kebudayaan India di Pantura - Historia Soal UAS SKI Kelas 11 Agama di Indonesia - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas FAKTOR SOSIAL YANG BERPENGARUH TERHADAP PERGESERAN BAHASA LOWA Kedatangan dan Perkembangan Islam di Indonesia Daftar Nama Kerajaan Hindu, Budha, dan Islam di Indonesia - Ragam Pengaruh Sikap Bahasa dan Motivasi Belajar Bahasa terhadap Prestasi pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris Sisw Bahasa Sanskerta - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas ISLAM NUSANTARA SEBUAH ARGUMENTASI BERAGAMA DALAM BINGKAI KULTURAL Perdebatan dan Ragam Versi Masuknya Islam ke Nusantara Exploring the Reality and Aspirations of Muslims Defending Islam Nusantara at the Frontline Experiment to shape moderatism among Perdebatan dan Ragam Versi Masuknya Islam ke Nusantara Majapahit - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas DIALEKTIKA ISLAM DALAM BUDAYA LOKAL POTRET BUDAYA MELAYU RIAU Hasbullah UIN Sultan Syarif Kasim Riau E-mail melayu77 Sejarah Islam di Indonesia - Perkembangan Agama Islam di Nusantara Indonesia Investments Teori Masuknya Islam di Nusantara Portal - Kanwil Kemenag Jabar PENGARUH SUFISME DI INDONESIA Taufani Institut Agama Islam Negeri Manado, Manado, Indonesia taufani Abstract. ISLAM NUSANTARA ANALISIS RELASI ISLAM DAN KEARIFAN LOKAL BUDAYA MADURA Kondisi Bangsa Indonesia Sebelum Islam Datang dari Segi Keyakinan Masyarakat Cakrawala sejarah ips - Ragam Asal-Usul Islam di Nusantara Gejala Utama Jika Terpapar Virus Corona Varian Delta, Vaksin Masih Bisa Melindungi? Begini awal mula pemakaian bahasa Sanskerta dalam bahasa Indonesi Ahmad Hassan Kontribusi Ulama Dan Pejuang Pemikiran Islam Di Nusantara Dan Semenanjung Melayu Makalah masuknya budaya india ke indonesia Hinduisme di Indonesia & Bali - Agama Hindu Indonesia Investments PENGARUH HINDU-BUDDHA DI NUSANTARA History Quiz - Quizizz Pengaruh Budaya India by Gayatri Putri Dewanti Bagaimana kebudayaan serta agama Hindu bisa sampai di Indonesia? Lalu siapa yang menjadi faktor kuat penyebaran budaya India? Apa saja kelemahaan hipotesis tersebut? Oleh Tom Jones Malau Artikel kali ini membahas bagaimana pengaruh India Hindu-Buddha bisa sampai di Indonesia/nusantara. Bagaimana akhirnya kebudayaan lokal dan kebudayaan India bercampur atau berakulturasi, hal ini berhubungan dengan hubungan dagang antara orang Indonesia dan India. Sumber-sumber India yang tersedia diantaranya sumber kesusastraan yakni Ramayana yang menjelaskan tentang Yavadwipa sebagai tanah yang kaya biji-bijian, Jataka yang memberikan keterangan tentang negeri-negeri ditimur dimana para bangsawan muda bisa mendapatkan kekayaan dan kemasyuran, juga terdapat sumber prasasti, yakni yang terdapat di kuil raja-raja di Tanjore, India. Paul Michel Munoz. Kerajaan – kerajaan awal kepulauan Indonesia dan semenanjung Malaysia, , Hal 472 Berdasarkan analisis dan bukti-bukti yang tersedia para Ahli mencoba menjelaskan bagaimana pengaruh India bisa masuk ke Indonesia/ nusantara, salah satu buktinya pada 664/665 M seorang guru India beragama Buddha dari Holing bernama Janabhadra membantu pendeta Cina yang bernama Hwi-Ning untuk menterjemahkan beberapa kitab suci dari bahasa sansekerta ke bahasa Cina selain itu pula pada abad ke IX seorang guru dari India bernama Atica, belajar selama 12 tahun di Sriwijaya pada pendeta setempat yang bernama Dharmakirti. Suwardono. Sejarah Indonesia Masa Hindu – Buddha, Hal 7 Ahli juga menjelaskan penyebaran Kebudayaan hindu dalam beberapa hipotesis. Pertama hipotesis Kesatria dimana ahli yang mendukung hipotesis ini adalah Mookerji, Berg, Moens. Berg dalam pidato pelantikannya sebagai guru besar menyinggung tentang kolonisasi di Indonesia oleh orang-orang India . Rupanya Berg cenderung setuju bahwa golongan kesatria yang berperan dalam proses penyebaran agama Hindu di Indonesia. Suwardono. Sejarah Indonesia Masa Hindu – Buddha, Hal 8-9. Sumber Kedua hipotesis Waisya yang didukung oleh Krom yang berpendapat bahwa golongan terbesar yang datang bukanlah kaum kesatria, melainkan kaum pedagang yang masuk dalam kasta Waisya, mereka menetap di Indonesia dan kemudian memegang peran dalam penyebaran pengaruh budaya India melalui hubungan mereka dengan penguasa-penguasa Indonesia. Krom juga mengungkapkan bahwa adanya kemungkinan perkawinan antara pedagang-pedagang tersebut dengan perempuan Indonesia dan itu merupakan saluran penyebaran yang memiliki pengaruh penting. Pusponegoro dan Nugroho Notosusanto,Sejarah Nasional Indonesia Jilid II. Marwati Djoened. hal 28 Ketiga Hipotesis Brahmana dan Arus Balik yang didukung oleh Van Laur, golongan brahmana datang atas undangan para penguasa Indonesia/Nusantara. Pendapat ini juga didukung oleh Bosch bahwa dalam penyebaran budaya Hindu di Indonesia peranan kelompok kesatria dan pedagang tetap ada, namun yang sangat berperan penting dalam proses penghinduan adalah para sarjana agama brahmana yang berasal dari India maupun Indonesia. Dalam konteks ini juga terjadi Arus Balik dimana pada awalnya para brahmana menyebarkan agama Hindu di Indonesia. Namun pada masa-masa berikutnya para sarjana agama dari Indonesia/nusantara sendiri yang datang ke India untuk belajar agama, dan menurut Bosch para sarjana Indonesia/nusantara inilah yang paling berperan menyebarkan agama Hindu di Indonesia.Suwardono. Sejarah Indonesia Masa Hindu – Buddha, Hal 10-11 Hipotesis diatas menjelaskan bagaimana pengaruh Hindu-Buddha masuk ke Indonesia/Nusantara. Apa ada lagi alternatif penjelasan lain? Ternyata masih ada, yaitu Hipotesis Pengungsi yang berpendapat bahwa di India terdapat mengalami pergolakan politik di dalam negeri akibatnya banyak penduduk meninggalkan negerinya dan sampai di Indonesia yang pada saat itu sudah dikenal, Hipotesis ini dikenal juga dengan Hipotesis Sudra. Asmito. Sejarah Kebudayaan Indonesia, Hal 66 Sekarang kita bahas kelemahan setiap hipotesis secara cepat, pertama Hipotesis Brahmana diragukan karena dalam aturan agama Hindu di India bahwa Hinduisme tidak dapat dimasuki oleh siapapun kecuali orang India, artinya orang di luar India tidak diperkenankan masuk dalam agama ini, selain itu Brahmana tidak dibebani kewajiban menyebarkan agama Hindu dan Brahmana dilarang menyebrangi sungai. Kedua Hipotesis Kesatria, jika Kesatria datang melalui penaklukan pasti akan meninggalkan catatan/bukti, hal demikian tidak ditemukan dalam sumber tertulis di India maupun Indonesia, ditambah lagi kesatria dan para raja menggunakan bahasa Prakerta bukan Sansekerta. Ketiga Hipotesis Waisya yang menjelaskan pedagang merupakan faktor penting diragukan karena hubungan mereka dengan penguasa hanyalah dalam bidang perdagangan. Dari mereka tidak diharapkan pengaruh budaya yang membawa perubahan dalam bidang tata negara dan pandangan agama. Keempat Hipotesis Pengungsi/ Sudra juga dikatakan lemah karena tidak dapat bukti-bukti yang kuat. SumberPaul Michel Munoz, 2013. Kerajaan – kerajaan awal kepulauan Indonesia dan semenanjung Malaysia, Yogyakarta Media Abadi Suwardono, 2013. Sejarah Indonesia Masa Hindu – Buddha, Yogyakarta Penerbit Ombak Marwati Djoened Pusponegoro dan Nugroho Notosusanto, 2008. Sejarah Nasional Indonesia Jilid II, Jakarta Balai Pustaka Asmito, 1988. Sejarah Kebudayaan Indonesia, Jakarta Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga kependidikan Jakarta Indianisasi Indonesia Berdasarkan sudut pandang geografis, Kepulauan Nusantara terletak pada persilangan strategis di antara Benua Asia dan Benua Australia, serta di antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik, bahkan lebih jauh lagi jika ditarik lebih ke belakangnya adalah Benua Afrika dan Benua Amerika. Potensi geografis yang demikian ini, mengakibatkan Kepulauan Nusantara memiliki keanekaragaman hayati flora dan fauna serta manusia dengan budayanya. Dengan kondisi tersebut, tidak mengherankan jika kebudayaan yang berkembang di kepulauan ini selalu mendapat pengaruh dari budaya-budaya besar kawasan lain di sekitarnya, seperti misalnya kawasan India, Timur Tengah, Eropa dan China. Tiga di antara kebudayaan besar tersebut yang pada masa lampau pernah secara dominan mempengaruhi perkembangan kebudayaan di Kepulauan Nusantara khususnya di Pulau Jawa adalah Kebudayaan India Hindu-Budha, Kebudayaan Islam, dan Kebudayaan Eropa. Pengaruh India diperkirakan mulai masuk di Kepulauan Nusantara, setidaknya sejak awal abad Masehi. Hal tersebut terjadi karena disebabkan oleh proses global yang didukung dengan perkembangan teknologi transportasi pelayaran antar kawasan, serta digunakannya bahasa serumpun yang menjadi lingua-franca bahasa perantara bagi komunikasi antar komunitas di Kepulauan Nusantara. Berdasarkan bukti lingustik dapat diketahui bahwa rumpun bahasa Austronesia merupakan bahasa terbesar yang digunakan di lebih dari separuh belahan dunia, dari Madagaskar di pantai barat Afrika hingga Pulau Paskah di Oseania Timur serta dari Formosa dan Hawai’i di Pasifik Utara hingga Selandia Baru di Pasifik Selatan. Rumpun bahasa Austronesia beranggotakan sekitar 1200 bahasa yang berkerabat, serta digunakan oleh lebih dari 270 juta penutur, dengan jumlah penutur terbesar terdiri dari bahasa Melayu-Indonesia, Jawa dan Tagalog. Saat ini, bahasa Austronesia secara mayoritas masih dipergunakan di Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Brunei, serta oleh komunitas tertentu di Formosa, Vietnam, Kamboja, Birma dan Pantai Utara Papua Tryon, 1995 17-19. Robert Blust 1985 berhasil merekonstruksi kosa kata bahasa Austronesia yang berhubungan dengan te knologi perkapalan, navigasi, biota serta lingkungan laut yang berumur hingga 3500 SM. Selain itu, dari bukti etnografi juga masih dijumpai beberapa etnis tradisional di Kepulauan Nusantara yang mempertahankan tradisi pelayaran perdagangan jarak jauh antar kawasan, seperti; Sama-Bajau dan Bugis-Makassar lihat Sather, 1995. Perkembangan kedua faktor tersebut komunikasi dan transportasi mendorong terjadinya proses global yang diikuti dengan meningkatnya arus pelayaran-perdagangan jarak jauh, sehingga membentuk jaringan antar kawasan yang melibatkan Mediterania, Asia Barat, Sub-Kontinental India, Asia Tenggara Kepulauan, Asia Tenggara Daratan dan Cina. Bukti Arkeologi yang mengindikasikan hal tersebut antara lain adalah; temuan cengkeh di Terqa, Euphrates Timur Tengah yang berumur 3500 BP Spriggs, 2000 69, koin Kekaisaran Romawi Barat Victorinus 268-270 AD di U-Thong, Thailand Barat Glover, 1990 4, bekal kubur koin Cina dan manik-manik Carnelian di Uattamdi, Maluku Utara yang berumur 2300 BP Bellwood, 2000 431-432, gerabah Rouletted Indo-Roman di situs Buni pantai utara Jawa Barat, serta gerabah Arikamedu Tamil Nadu dengan aksara Kharoshthi atau Brahmi di Sembiran dan Pacung Pantai Utara Bali dari awal abad Masehi Ardika dan Bellwood, 1991 225-226. Beberapa temuan data arkeologi di atas mengindikasikan adanya interaksi antar kawasan yang letaknya sangat berjauhan, dari Eropa hingga Cina lewat Kepulauan Nusantara. Walaupun hal tersebut tidak secara langsung membuktikan interaksi langsung antar kawasan, namun setidaknya mengindikasikan adanya jaringan lu as yang menghubungkan secara tidak langsung beberapa wilayah di Eropa hingga Cina termasuk Kepulauan Nusantara. Melalui jaringan pelayaran-perdagangan tersebut, komoditas hasil bumi dari Kepulauan Nusantara mulai diperkenalkan ke dunia barat, seperti; rempah-rempah, fauna eksotis serta berbagai jenis kayu-kayuan yang langka. Sebaliknya, barang-barang bermartabat dari barat, seperti; logam, manik-manik, perhiasan batu hijau jade mulai masuk dan digemari di Kepulauan Nusantara. Menurut Tanudirjo 2005, di Kepulauan Nusantara terdapat dua jaringan pelayaran perdagangan yang agak berbeda. Satu jaringan meliputi wilayah Filipina Selatan, Sabah, Sulawesi Utara dan Maluku Utara mungkin juga Papua Barat, sedangkan jaringan lainnya melibatkan Sumatera, Semenanjung Melayu, Kalimantan Selatan dan Barat Laut, Jawa, Sunda Kecil, dan mungkin Pantai Selatan Papua Barat. Jaringan yang disebut terakhir inilah yang tampaknya menjadi jalur utama persebaran pengaruh India di Kepulauan Nusantara. Terbukti, di sepanjang jalur inilah, terutama di Kalimantan Timur, Jawa, Sumatera, dan Bali, pada masa yang lebih kemudian muncul institusi politik bercorak Hindu-Budha, seperti; Kutai, Tarumanegara, Mataram Kuno, Sriwijaya, Kediri, Singasari, Melayu Kuno, dan Majapahit. Selain diperkenalkannya barang-barang bermartabat dari barat ke Kepulauan Nusantara, melalui jaringan global tersebut juga ditawarkan sumber rujukan pandangan hidup dan identitas baru Kebudayaan India yang pada akhirnya diserap oleh komunitas-komunitas tertentu di Kepulauan Nusantara. Pengaruh kebudayaan India di Kepulauan Nusantara khususnya di Pulau Jawa yang nampak dalam kehidupan sehari-hari meliputi tiga aspek kebudayaan, antara lain adalah; Religi Agama Hindu-Budha, Institusi Politik Kerajaan dan Bahasa Sansekerta yang diserap oleh Bahasa Austronesia serta Aksara India Pallawa yang dimodifikasi menjadi berbagai aksara lokal Nusantara. Di Jawa, Agama Hindu-Budha dengan berbagai varian sekte-sektenya berkembang sangat pesat terutama di Jawa bagian tengah dan timur, sejak abad V Masehi bahkan hingga masa belakangan ini, yang masih dipertahankan oleh etnis Tengger di dataran tinggi Bromo-Tengger-Semeru. Puncak kejayaan kedua agama tersebut ditandai dengan pendirian monumen-monumen keagamaan yang megah di poros Kedu-Prambanan Jawa Tengah pada masa Mataram Kuno abad VIII-X Masehi, dan di lembah sungai Brantas yang subur Jawa Timur pada masa Mataram Kuno Jawa Timur hingga Majapahit abad XI-XV Masehi. Pembangunan monumen-monumen keagamaan yang megah tersebut dapat terlaksana berkat dukungan mobilitas kerja yang disponsori institusi politik bercorak Hindu-Budha, sejak jaman Kerajaan Mataram Kuno Jawa Tengah dan Jawa Timur, Kediri, Singasari dan Majapahit. Pada saat yang bersamaan, pengaruh Kebudayaan India dalam bidang kesusastraan adalah diperkenalkannya tradisi tulis menggunakan Aksara Pallawa yang kemudian berkembang menjadi Aksara Jawa Kuno, Kediri Kuadrat, hingga Jawa Pertengahan dan Jawa Modern. Selain itu, berbagai kitab-kitab pengetahuan dari India disadur ke dalam bahasa lokal, yang diawali dengan kitab Ramayana serta berbagai kitab Budhis lainnya, sehingga banyak kosa kata dari Bahasa Sansekerta yang diserap dalam Bahasa Jawa Kuno akibat kesulitan pencarian padanannya kata-nya tanpa harus merubah makna asli maupun guna kepentingan legitimasi politik. Dikutip dari “MELACAK JEJAK AWAL INDIANISASI DI PANTAI UTARA JAWA TENGAH“, Sofwan Noerwidi, Tulisan selengkapnya PDF bisa didownload di Link terkait The Spread of Indian Civilization, THEORIES OF INDIANIZATION Exemplified by Selected Case Studies from Indonesia Insular Southeast Asia PDF, Indonesia – The Spread of Indian Civilization, A Short History of South East Asia PDF,

pengaruh bahasa yang dominan masuk ke nusantara dari india adalah