Abdullah Kafabihi Mahrus, yang tidak lain merupakan putra dari KH. Mahrus Aly, guru KH. Noer Muhammad Iskandar ketika menimba ilmu di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur. KH Mahrus Aly adalah pendiri Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, menjadi ulama yang disegani oleh presiden pertama Indonesia, Soekarno. Dalam sebuah sambutan pada acara Haul KH Mahrus Aly, Abuya Kafabihi menyampaikan sedikit cerita perihal kisah Ayahanda beliau. Cerita Kiai Khafabihi bahwa, KH Mahrus Aly yang dulunya memiliki nama Rusydi ini Pes Lirboyo kota Kediri Jawa Timur dengan nama "Darussalam" Di bawah asuhan KH. A. Mahin Thoha. Beliau adalah menantu dari KH. Marzuqi Dahlan (pengasuh Pon. Pes. Lirboyo generasi kedua). Pondok Pesantren Darussalam terdiri dari santri putra dan putri. Sebagian ada yang khusus hanya mempelajari ilmu agama, ada pula yang menempuh pendidikan Disampaikan KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus dalam ijazahan siswa kelas III Aliyah Madrasah Hidayatul Mubtadi-ien tahun pelajaran 2016-2017 M. *Sanad adalah ketersambungan ilmu antara guru dan murid. Dalam kajian pesantren, sanad sangat penting artinya. Sanad menunjukkan hubungan berantai antara guru (kiai) dan murid (santri). ISTRI DAN PUTRA PUTRI MBAH MAIMUN ZUBAIR KH. Maimoen Zubair mempunyai 2 istri, yang pertama yaitu Hj. Fahimah putri KH. Baidhowi Lasem, dari sini beliau dikaruniai 7 anak, empat di antaranya meninggal pada waktu masih kecil. Sedangkan 3 yang lainnya yaitu : KH Abdullah Ubab, KH Muhammad Najih, Neng Shobihah. kh. Muhammad Anis Fuad Hasyim lahir di Cirebon Jawa Barat 26 Juni 1941 merupakan putra sulung dari K.H. Hasyim bin Mansur salah satu perintis Buntet Pesantren. Pada masa remajanya beliau pernah melakukan mogok belajar, dengan cara berpindah-pindah dari pesantren satu ke pesantren lainnya, di antaranya pondok pesantren Ploso, Bendo Kedir, Lasem WOM2.

nama putra putri kh kafabihi mahrus